Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tolong Ingаtkаn Pаra Istri, Menаntu SBY Harus Hidup Tаnpa Kantung Empedu, Jangan Lagi Masak ini Kalau Masih Sayang Keluarga

Penyakit empedu memang kerap terjadi di tengah masyarakat. Bahkan public figure saja tak bisa lepas dari penyakit ini.

Salah satunya terjadi pada Aliya Rajasa.

Menantu SBY ini bahkan harus rela kantung empedunya diangkat setelah jalani operasi.


Kabar tersebut disampaikan oleh ibu tiga anak itu melalui instagram pribadinya pada Rabu (07/04) lalu.


Aliya membagikan beberapa momen saat harus terbaring di rumah sakit, dan ditemani oleh orang-orang terdekatnya.


Dalam keterangan, Aliya mengatakan dirinya baru saja menjalani operasi pengangkatan kantong empedu.


“Alhamdulillaah ala kulli hal kemarin saya harus menjalankan operasi pengangkatan kandung / kantong empedu karena sudah bengkak oleh batu.


Mungkin karena faktor turunan atau mungkin krn makanan, namun statistik menyatakan kasus ini sering ditemukan pd profil 4F: female, fourty, fat, fertile.


Walau saya tidak sepenuhnya sesuai dengan ciri tadi namun qadarullah ini semua terjadi hingga harus diangkat empedunya…,” tulis Aliya.


Unggahan istri Ibas Yudohoyono saat jelaskan kondisinya usai operasi pengangkatan empedu.


Setelah ia menjalani operasi, Aliya kini harus menjaga gaya hidupnya, karena sudah tidak memiliki empedu dalam tubuhnya.


“ke depannya harus life style intervention (krn sudah tidak memiliki kantong empedu/ gallbladder) dengan merubah pola makan dan yg dimakan..” ujar istri Ibas tersebut.


Melansir Mayo Clinic, kantong empedu merupakan organ sebesar buah pir di sisi kanan perut. Tepatnya, di bawah organ hati.


Kantong ini membantu pencernaan dengan cara menyimpan dan melepaskan cairan empedu yang dihasilkan organ hati.


Empedu membawa limbah pencernaan seperti kolesterol dan bilirubin.


Kedua zat tersebut dapat membentuk batu empedu.


Sehingga, terdapat dua jenis batu empedu yang paling umum:


Batu kolesterol: Batu empedu yang paling umum ini terbentuk dari kolesterol.


Warnanya kuning kehijauan.


Batu pigmen: Batu empedu yang terbentuk dari bilirubin ini umumnya berukuran kecil. Warnanya cokelat tua sampai hitam.


Batu empedu ukurannya bisa beragam, mulai dari sekecil pasir sampai sebesar bola golf. Selain itu, bisa tunggal dan jamak.


Pantangan makanan


Dikutip Grid.ID dari laman Tribun Kesehatan, Handrawan Nadesul, konsultan kesehatan mengatakan bahwa penderita penyakit batu empedu, prinsip utamanya adalah perawatan kandung empedu.


Salah satu perawatannya adalah menghindari makanan berlemak karena lemak akan merangsang munculnya batu empedu.


Makanan berlemak


“Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan berlemak, karena lemak bisa merangsang munculnya batu empedu,” saran Handrawan.


Saran senada juga diungkapkan Marganda, pakar kesehatan dari Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera, Tangerang.


“Batu empedu biasanya timbul karena si pasien banyak mengonsumsi makanan yang berlemak, seperti bumbu rendang, soto berkuah santan kental, steak, dan lain sebagainya,” kata Marganda.


Sebaiknya mulai mengurangi deretan makanan di atas ya Sase lovers.