Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Waktu di Kamar Mandi Lalu Suami Minta “Begituan” ke Istri, Bagaimanakah Hukumnya Dalam Islam?

   Waktu di Kamar Mandi Lalu Suami Minta “Begituan” ke Istri, Bagaimanakah Hukumnya Dalam Islam?


Apa hukum kalau suami istri melakukan hubungan di kamar mandi? sering melakukan tapi tak mengetahui bagaimana hukumnya, sebenarnya dilarang boleh saja?
Islam sebagai agama yang syamil (universal) merupakan rahmat yang tidak hanya buat umatnya namun juga buat seluruh mankhluk.

Sebagai sebuah rahmat kehidupan yang bisa dinikmati oleh umatnya maka diutuslah Rasulullah Muhammad saw yang menjadi contoh aplikatif realistis seluruh ajaran islam.

Sebagai sebuah contoh sempurna di semua aspek kehidupan maka segala apa pun yang berasal darinya tidaklah lepas dari bimbingan wahyu Robb-nya, sebagaimana firman Allah swt,

”Dan Tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (QS. an-Najm : 3 – 4)

Termasuk yang bersumber dari Rasulullah saw yang sebagian kaum muslimin masih menganggapnya taboo adalah perihal variasi dan seni bercinta.

Mereka menganggap hal ini tidak perlu dibahas dan dipelajari karena hal ini sudah menjadi naluri setiap manusia.

Padahal realitanya tidaklah demikian, banyak dari pasangan suami isteri yang tidak merasakan kenikmatan dalam bercinta meskipun hubungan itu sudah sering dilakukan.

Kalaulah setiap pasangan suami isteri menyadari bahwa persetubuhan diantara mereka adalah ibadah, dan pada umumnya ibadah bahwa ia memerlukan ilmu dan pengetahuan sehingga mendapatkan ridho dari Allah swt.

Berhubungan juga ada adabnya, yang mana baik dilakukan, dan yang tidak baik dihindari. Seperti hal kecil ini termasuk terkadang banyak yang menyepelekan.

Sebagai seorang pasangan suami istri tentu saja harus memerhatikan terlebih dahulu adab-adab untuk berhubungan, walau sudah halal melakukannya.

Namun, tetap saja Anda harus tahu aturan-aturannya. Karena sejatinya pernikahan itu ialah ibadah, jangan sampai salah jalan dalam pelaksanaan ibadah tersebut.

Berhubungan bagi pasangan suami istri, seharusnya tidak sekadar menyalurkan nafsu dan hasrat di dalamnya harus mengandung barakah, agar keduanya merasa bahagia.

Dan jika dikaruniai keturunan, maka kelak menjadi anak saleh/ah yang menjadi penyejuk mata dan hati orangtuanya.

Banyak pasangan merasa bosan berji*ma’ di atas ranjang di dalam kamar tidur. Seringkali terbersit pikiran nakal untuk berhubungan bad*an di kamar mandi.

Bagaimana menurut pandangan Islam? Kamar mandi adalah tempat yang disukai setan. Seperti diketahui, setan menyukai segala sesuatu yang kotor dan jorok.

Dan karena kamar mandi yang di dalamnya ada toilet adalah tempat manusia buang hajat, tentulah menjadi tempat ‘kotor’ meskipun secara fisik, kamar mandi tersebut bersih dan wangi.

Sebagian ulama berpendapat makruh, dan sebagian lain menganggapnya kurang beradab walaupun tidak melarang.

Para ulama juga khawatir pasangan suami istri akan lupa membaca doa sebelum berhubungan,

pun doa masuk kamar mandi agar terbebas dari gangguan setan. Apalagi, kita dilarang atau dimakruhkan untuk berdzikir saat di kamar mandi.

Nah, semoga kita bisa lebih bijak dalam melakukan segala sesuatu,

ada baiknya melakukan sesuatu dengan memperhatikan kebaikannya juga jangan asal untuk memenuhi hasrat saja, semoga bermanfaat.